PT Azzahra Multi Solusindo (AMS) terus mendorong budaya peduli lingkungan di dunia pendidikan. Setelah penyelenggaraan sosialisasi di beberapa sekolah yang berkolaborasi dalam program Bank Sampah, PT AMS resmi melaksanakan penimbangan perdana sebagai tindak lanjut nyata dari edukasi yang telah diberikan. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun perilaku baru yang positif dan berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Sosialisasi: Mengawali Perubahan Perilaku
Program dimulai dengan sosialisasi mengenai pemilahan sampah, jenis sampah bernilai, serta alur kerja Bank Sampah. Penyampaian dilakukan secara interaktif agar siswa dan guru memahami alur yang benar serta pentingnya pengelolaan sampah sejak dari sumbernya.
Siswa Memulai Pemilahan Sampah
Setelah sosialisasi, seluruh sekolah kolaborator mulai menerapkan pemilahan sampah di kelas dan area sekolah. Siswa terlihat antusias memilah sampah sesuai kategori, sementara guru turut mengawasi agar sampah yang dikumpulkan bersih dan layak untuk ditimbang.
Langkah ini tidak hanya mengurangi timbulan sampah, tetapi juga mengajarkan kebiasaan baru yang ramah lingkungan.
Penimbangan Perdana di Setiap Sekolah
Penimbangan perdana dilakukan secara terpisah di masing-masing sekolah. Tim PT AMS hadir untuk melakukan pengecekan dan penimbangan sampah secara transparan, kemudian mencatat hasilnya sebagai data awal Bank Sampah sekolah.
Antusiasme siswa sangat terlihat—banyak sekolah berhasil mengumpulkan sampah terpilah dalam jumlah signifikan pada penimbangan pertama ini.
Pengangkutan oleh PT AMS
Setelah penimbangan selesai, sampah diangkut oleh armada resmi PT AMS untuk kemudian diproses di fasilitas pengelolaan sesuai jenisnya. Proses ini memastikan bahwa sampah benar-benar masuk ke jalur daur ulang dan memberikan dampak positif bagi lingkungan.
Langkah Bersama Menuju Sekolah Bebas Sampah
Kegiatan penimbangan pertama ini menjadi momentum penting bagi sekolah-sekolah yang berkolaborasi dengan PT AMS. Melalui program Bank Sampah, siswa tidak hanya belajar memilah dan mengelola sampah, tetapi juga memahami nilai ekonomi dan tanggung jawab menjaga lingkungan sejak dini.
PT AMS berharap kegiatan ini dapat terus berjalan secara rutin dan menjadi inspirasi bagi lebih banyak sekolah untuk bergabung dalam gerakan bebas sampah.
